Informasi Profil Resmi

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT)
Otto Iskandardinata Banten

Yayasan Bina Putra Wijaya Bangsa merupakan lembaga berbadan hukum yang didirikan berdasarkan Akta Notaris sebagaimana tercantum dalam dokumen resmi pendirian yayasan. Berdirinya yayasan ini dilatarbelakangi oleh semangat pengabdian para pendiri dalam memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan, pembangunan sosial, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.

Sebagai badan hukum yang sah, Yayasan Bina Putra Wijaya Bangsa didirikan dengan berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku tentang yayasan. Dalam Anggaran Dasarnya diatur secara jelas mengenai nama dan kedudukan yayasan, maksud dan tujuan, kegiatan yang dijalankan, struktur organisasi, serta ketentuan pengelolaan kekayaan yayasan.

"Komitmen ini diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan yang berorientasi pada pembinaan generasi muda, pengembangan potensi peserta didik, serta partisipasi aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan."

Dalam tata kelola organisasi, Yayasan Bina Putra Wijaya Bangsa memiliki organ yayasan yang terdiri atas Pembina, Pengurus, dan Pengawas sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar. Pembina memegang kewenangan tertinggi dalam menetapkan kebijakan strategis, Pengurus menjalankan kegiatan operasional dan administrasi yayasan, sementara Pengawas melaksanakan fungsi pengawasan guna memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik.

Ke depan, Yayasan Bina Putra Wijaya Bangsa bertekad untuk terus berkembang sebagai lembaga pendidikan dan sosial yang adaptif terhadap perubahan zaman, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta konsisten menjaga amanah pendirinya. Dengan fondasi hukum yang kuat, yayasan optimis dapat menjadi bagian dari solusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Sumber: Dokumen Resmi STIT OTISTA Banten.
Logo Otista

LOGO RESMI STIT OTISTA BANTEN

Filosofi Identitas

  • Bentuk Bingkai (Segilima Melengkung) Bingkai luar berbentuk segilima dengan sisi melengkung menyerupai bunga atau kubah. Melambangkan rukun Islam dan Pancasila. Kelengkungan menyerupai kubah menegaskan identitas lembaga pendidikan Islam yang dinamis dan mengayomi.
  • Simbol Jabat Tangan & Bola Dunia Dua tangan menggenggam erat di depan peta dunia. Melambangkan Ukhuwah (persaudaraan) dan komitmen global untuk mencetak lulusan yang mampu berkiprah di kancah internasional.
  • Matahari Berwarna Kuning Lingkaran dengan pancaran sinar tajam di sekeliling bola dunia. Melambangkan sumber cahaya ilmu pengetahuan dan pencerahan yang menyinari kegelapan kebodohan.
  • Padi dan Kapas Tangkai padi (kiri) dan rangkaian bunga kapas (kanan) yang melingkar. Simbol kemakmuran dan kesejahteraan. Mewakili keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan lahiriah (materi) dan batiniah (budi pekerti).
  • Bintang Segi Lima Satu bintang kuning di posisi atas. Melambangkan cita-cita tinggi, ketuhanan yang maha esa, serta arah tujuan yang benar berdasarkan nilai agama.
  • Warna Dominan
    Biru :   Kedalaman ilmu, profesionalisme, ketenangan, dan kepercayaan.
    Kuning :   Kejayaan, kemuliaan, dan optimisme masa depan.
    Hijau :   Kesuburan, pertumbuhan, dan identitas pendidikan Islam.
  • Teks Nama Institusi Nama resmi dan singkatan "OTISTA". Merujuk pada pahlawan nasional Otto Iskandardinata, mewariskan semangat keberanian dan pengabdian tanpa pamrih kepada bangsa.

"Membangun masa depan bukan sekadar mendirikan gedung, tapi menanamkan nilai-nilai luhur bagi generasi penerus bangsa."